Profile

Nama               : Margareth

TTL                  : 25 Febuari 1881

Instagram        : @margarethsiagian

Artis : Margareth

Single : Sayang

Ciptaan :Harry Tasman

Produksi : Pelangi Records

PRESS RELEASE

20 tahun sudah Margareth meramaikan industri musik Indonesia. Bahkan perempuan berparas ayu ini pernah menjadi Runner Up di ajang pencarian bakat tahun 2007 silam. Beberapa single dan album menjadi pembuktian bagi Margareth. Tak hanya itu, Margareth juga sempat berduet dengan Rio Febrian dalam Single “Kharisma Cinta”. Kini, dibawah bendera Pelangi Record, Margareth kembali menyapa para penggemarnya dengan sebuah single terbarunya yang berjudul “Sayang“. Single ini tampak sangat spesial. Selain lebih dewasa, single ini juga menandai 20 tahun kiprahnya di industri musik Indonesia.

Banyak sekali perubahan-perubahannya. Selain style, yang pasti  lagunya lebih sesuai umur,” ujar Margareth. Yups, selama 20 tahun, tentu banyak sekali perubahan yang terjadi dalam diri Margareth. Selain usia, pengalaman Margareth tentu semakin bertambah. Dan semua itu terlihat dalam single terbarunya ini. Lagu “Sayang” terdengar lebih dewasa dan easy listening. Kualitas vokal Margareth pun terdengar lebih matang. Agaknya, single ini memang sangat sesuai dengan karakter vokal Margareth. Kekuatan lirik dan vokal terdengar menyatu dengan balutan aransemen yang sederhana namun tetap terasa glamor.

Single yang diciptakan oleh Harry Tasman ini masih mengangkat tema cinta.  Bercerita tentang seseorang yang kehilangan kekasihnya. Rasa kehilangan tersebut justru memacu keinginanya untuk setia. “Namun ia tetap yakin untuk setia kepada kekasihnya. Berharap kelak kekasihnya kembali kepadanya dan mereka dapat saling mengasihi lagi dengan cinta yang lebih kuat,” terang Margareth. Walau mengangkat tema kesedihan, namun terdengar sarat makna. Banyak pesan-pesan positif yang tertuang dalam lirik lagunya. “Ceritanya sedih, namun disini kesedihannya tidak membuat pendengar jadi galau-galau negatif. Tapi menginspirasikan untuk tetap berbuat hal yang positif dan memperjuangkan cinta,” ungkap Margareth.

Diakui Margareth, ia sempat merasa kesulitan saat menyanyikan lagu ini. Wajar memang, Margareth ingin terdengar sempurna saat menyanyikan lagu ini. Ia tak ingin merusak lirik dan komposisi musik yang telah terdengar sempurna. “Kesulitannya itu menyesuaikan karakter suara dengan konsep lagunya. Shooting video clipnya juga hujan-hujanan. Dan satu lagi, saya harus diet,” kata Margareth sambil tertawa. Iya dong, untuk sebuah kesempurnaan memang dibutuhkan sebuah pengorbanan.